Perangkat Lunak Komputer
Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi
Nama : Mentina Asri
Pembimbing Tugas : Rinda Cahyana, S.T., M.T.
Perangkat Lunak Komputer: Mengatur Operasi dan Pemecahan Masalah
Pendahuluan
Perangkat lunak komputer adalah inti dari sistem informasi yang memungkinkan perangkat keras berfungsi dan berinteraksi dengan pengguna. Secara umum, perangkat lunak dikembangkan untuk memecahkan masalah atau melakukan pekerjaan yang berguna pada tugas-tugas tertentu, yang dikenal sebagai perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak aplikasi ini berjalan pada perangkat keras komputer pribadi yang mencakup Unit Sistem dan Periferal.
Selain itu, ada perangkat lunak khusus yang dibuat secara spesifik oleh insinyur perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan unik individu atau organisasi tertentu (O'Brien & Marakas, 2007).
Jenis Utama dan Fungsi Perangkat Lunak
Perangkat lunak dibagi menjadi dua kategori utama: perangkat lunak aplikasi dan perangkat lunak sistem.
Perangkat Lunak Sistem
Perangkat lunak sistem adalah tulang punggung operasional dari sebuah komputer. Fungsinya adalah memungkinkan perangkat lunak aplikasi berinteraksi dengan komputer dan membantu komputer mengelola sumber daya internal dan eksternalnya.
Komponen utama dari perangkat lunak sistem meliputi:
-
Sistem Operasi: Ini adalah komponen utama yang mengatur operasi dasar komputer.
-
Driver: Perangkat lunak program khusus yang bertanggung jawab mengendalikan perangkat periferal. Driver memungkinkan perangkat input dan output berkomunikasi dengan seluruh sistem komputer.
-
Program Utilitas/Program Layanan: Program ini melakukan tugas yang berkaitan dengan pengendalian dan alokasi sumber daya komputer. Program utilitas digunakan untuk mendukung, meningkatkan, atau memperluas program yang sudah ada dalam sistem komputer.
Proses Booting
Proses penting yang melibatkan perangkat lunak sistem adalah Booting, yaitu proses memuat sistem operasi ke dalam memori utama komputer. Proses booting dibagi menjadi dua jenis:
-
Cold-booting: Proses ini terjadi saat komputer dinyalakan (Power On).
-
Hot boot: Proses ini terjadi saat komputer di-restart.
Interaksi Manusia dan Komputer
Interaksi dengan komputer melibatkan dua jenis pengguna utama:
-
End User (Pengguna Akhir): Mereka menggunakan perangkat lunak aplikasi umum.
-
Specialist Users (Pengguna Spesialis): Mereka menggunakan perangkat lunak aplikasi spesifik serta perangkat lunak sistem.
Untuk mempermudah komunikasi antara manusia dan mesin, digunakan User Interface (Antarmuka Pengguna). Ini adalah layar tampilan yang dapat dikendalikan oleh pengguna, memungkinkan mereka berkomunikasi dan berinteraksi dengan komputer. Jenis antarmuka yang populer adalah Graphical User Interface (GUI), yang memungkinkan pengguna berinteraksi menggunakan mouse dan tombol keyboard.
Lisensi dan Distribusi Perangkat Lunak
Perangkat lunak didistribusikan melalui berbagai model lisensi yang menentukan bagaimana pengguna dapat menggunakan, menyalin, dan mendistribusikan program.
Beberapa model lisensi meliputi:
-
Public Domain: Perangkat lunak ini tidak dilindungi hak cipta, sehingga dapat diduplikasi oleh siapa saja sesuka hati.
-
Freeware: Perangkat lunak memiliki hak cipta, tetapi didistribusikan secara gratis.
-
Shareware: Perangkat lunak juga memiliki hak cipta dan didistribusikan gratis, tetapi pengguna diharapkan menyumbang uang atau membayar biaya registrasi untuk terus menggunakannya.
-
Rentalware: Perangkat lunak daring yang disewa pengguna dengan membayar biaya tertentu dan dapat diunduh kapan saja.
Ada juga masalah terkait kepemilikan dan legalitas perangkat lunak:
-
Piracy Software: Perangkat lunak yang diperoleh secara ilegal.
-
Abandonware: Perangkat lunak yang tidak lagi dijual atau didukung oleh penerbitnya.
Produksi Konten dan File
Produksi konten dalam perangkat lunak melibatkan pengelolaan File. File adalah penunjukan untuk kumpulan data (data files) atau program (program files) yang disimpan di media penyimpanan sekunder.
Tiga jenis utama data files yang sering ditemui adalah dokumen, lembar kerja, dan basis data.
Untuk mengatur data dan program, sistem komputer menggunakan struktur direktori:
-
Root directory (Direktori Root): Direktori teratas dalam sistem file.
-
Subdirectories (Subdirektori): Direktori yang berada di bawah direktori lain.
-
Parent directory (Direktori Induk): Direktori yang berada di atas subdirektori.
Dalam bekerja dengan file, pengguna sering melakukan dua tindakan penting dalam transfer data:
-
Import (Impor): Proses mengambil data dari sumber lain dan mengubahnya menjadi format yang kompatibel dengan program yang digunakan.
-
Export (Ekspor): Proses mengubah data menjadi format yang dapat digunakan di program lain, kemudian mengirimkannya ke program tersebut.
Daftar Pustaka
Cahyana, R. (2020). 04 Computer Software. Garut Institute of Technology.

Komentar
Posting Komentar